Meski demikian, Bahlil memastikan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM bersubsidi yang digunakan mayoritas masyarakat.
"Tapi yang penting begini. BBM subsidi tidak akan naik. Itu yang paling penting. Karena total pemakaian BBM, 80 persen merupakan BBM subsidi, sedangkan BBM nonsubsidi hanya 20 persen," tegasnya.
Ia menambahkan, BBM nonsubsidi umumnya digunakan oleh kelompok masyarakat yang mampu, sedangkan pemerintah tetap bertanggung jawab menjaga keterjangkauan BBM bersubsidi.
"Itu kan bagi yang mampu, bagi saudara-saudara kita yang mampu. Tapi yang 80 persen tetap menjadi tanggung jawab pemerintah melalui subsidi," pungkasnya.
(Feby Novalius)