"Presiden tidak ingin nelayan yang sudah rajin melaut, petani yang sudah rajin tanam padi, begitu panen enggak ada yang membeli, atau dia rugi, maka Kopdes akan berfungsi sebagai off-taker. Bisa beli ikannya, bisa beli gabahnya, bisa beli jagungnya. Jadi, ada dua, sebagai off-taker dan sebagai infrastruktur pemerintah," kata Zulhas.
Melalui integrasi tersebut, perputaran modal di tingkat akar rumput dinilai pemerintah menjadi terarah. "Jadi, fungsi koperasi desa nanti akan sangat kuat," kata Zulhas.
(Taufik Fajar)