Untuk memperkuat dampak tersebut, Trisha memandang pemerintah perlu mendorong pertumbuhan investasi swasta pada sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi, seperti manufaktur, agroindustri, pariwisata, konstruksi, dan perumahan. Dukungan dapat diberikan melalui relaksasi kredit modal kerja, penguatan penjaminan pembiayaan, percepatan perizinan, serta insentif yang dikaitkan dengan penciptaan pekerjaan formal dan penggunaan pemasok domestik.
"Ke depan, pemerintah perlu mengarahkan stimulus dan insentif untuk mendorong sektor swasta mengambil peran yang lebih besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi pada semester II," ujar Trisha.
Adapun stimulus dan insentif tersebut perlu diarahkan pada perluasan investasi, peningkatan kapasitas produksi, serta penciptaan pekerjaan formal, terutama melalui kemudahan pembiayaan, percepatan perizinan, dan penyederhanaan regulasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkualitas.
(Feby Novalius)