RI-UEA Rencanakan Delegasi untuk Tingkatkan Perdagangan USD3,14 Miliar

Tangguh Yudha, Jurnalis
Senin 10 Agustus 2026 12:54 WIB
Mendag (Foto: Okezone)
Share :

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah tindak lanjut implementasi IUAE-CEPA di bidang perdagangan barang, ekonomi Islam, serta kerja sama ekonomi. Mendag berharap JCM kedua yang akan digelar tahun ini dapat menjadi momentum untuk menyelesaikan berbagai isu implementasi yang masih tersisa.

“Dengan meningkatnya pemanfaatan perjanjian, maka partisipasi dunia usaha akan semakin luas serta hubungan dagang dan investasi kedua negara akan semakin kuat,” jelasnya.

 

Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua menteri juga membahas sejumlah isu implementasi IUAE-CEPA. Beberapa di antaranya terkait ketentuan skema Tariff Rate Quota (TRQ), mekanisme transshipment, serta perkembangan kasus antidumping produk kopolimer asal UEA.

Indonesia, kata Budi, berkomitmen menjaga implementasi IUAE-CEPA agar tetap transparan dan akuntabel serta sesuai dengan ketentuan perjanjian dan prinsip Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

“Indonesia juga terbuka untuk terus berdialog dalam menyelesaikan berbagai isu implementasi yang dihadapi pelaku usaha kedua negara,” tambah Mendag Busan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya