Kinerja positif juga dicatat PT Pelindo dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 60,4 persen. Sementara itu, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) mencatat kenaikan laba bersih sebesar 54,4 persen.
Prabowo menilai peningkatan kinerja tersebut tidak terlepas dari langkah pembenahan BUMN yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, pembenahan dilakukan secara besar-besaran untuk memastikan perusahaan negara mampu memberikan kinerja yang lebih baik sekaligus memberikan kontribusi lebih besar kepada negara.
Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, mengatakan beberapa perusahaan BUMN dengan market cap besar memiliki potensi yang bagus untuk melantai di Bursa Efek Indonesia atau melakukan IPO (Initial Public Offering).
Dony menyebutkan beberapa perusahaan itu, di antaranya PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia, operator pelabuhan Pelindo, hingga PT Angkasa Pura Indonesia. Namun, rencana tersebut belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat.
"Banyak perusahaan-perusahaan kita yang bagus, contohnya ada Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo, Angkasa Pura dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang itu secara market cap bagus untuk kita IPO-kan nanti," kata Dony saat ditemui di Kementerian Keuangan, Rabu (5/8).