RAPBN 2027 Bidik Pertumbuhan 6%, Efisiensi Anggaran dan Harga Komoditas Disorot

Feby Novalius, Jurnalis
Sabtu 15 Agustus 2026 13:11 WIB
Pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI. (Foto: Okezone.com/Aldi Chandra)
Share :

JAKARTA - Pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, termasuk penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan, dinilai memiliki arah yang jelas dan konkret menuju cita-cita Kemerdekaan. 

Anggota DPR RI M. Sarmuji menilai, secara keseluruhan pidato Presiden yang memuat delapan program kerja prioritas nasional—mulai dari kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur dan perumahan, hingga penurunan kemiskinan—sekaligus menegaskan sejumlah langkah transformasi lanjutan, mencerminkan peta jalan pembangunan yang terarah bagi bangsa.

“Pidato Presiden memberi arah yang jelas ke mana Indonesia akan menuju. Presiden meyakinkan kita bahwa setiap langkah pembangunan yang dirancang dalam RAPBN 2027 ini adalah langkah nyata yang mendekatkan bangsa kita pada cita-cita kemerdekaan,” kata Sarmuji, Sabtu (15/8/2026). 

Menurut Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu, kekuatan pidato Presiden Prabowo bukan hanya pada penetapan arah kebijakan, melainkan juga pada penjelasan konkret mengenai cara mencapainya. Ia mencontohkan langkah konsolidasi pengadaan barang dan jasa pemerintah yang berhasil menekan harga Layar Pintar Interaktif (IFP) dari sekitar Rp150 juta menjadi Rp26 juta per unit tanpa mengurangi volume maupun kualitas barang.

“Ini contoh nyata bagaimana efisiensi bisa dilakukan bukan dengan memotong manfaat untuk rakyat, tapi dengan membenahi cara kerja pemerintah. Presiden tidak hanya bicara soal apa yang ingin dicapai, tapi juga menunjukkan bagaimana caranya,” ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya