Saham BUMN di Kereta Cepat Dialihkan ke Purbaya, PSBI Dibubarkan?

Anggie Ariesta, Jurnalis
Selasa 18 Agustus 2026 20:23 WIB
Saham BUMN di Kereta Cepat Dialihkan ke Purbaya, PSBI Dibubarkan? (Foto: KCIC)
Share :

JAKARTA - PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) selaku konsorsium BUMN pemilik 60 persen saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) akan menghibahkan atau mengalihkan seluruh kepemilikan sahamnya kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Langkah ini diambil untuk menyelesaikan dinamika pendanaan dan tata kelola proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).

PSBI merupakan gabungan dari empat BUMN, yakni PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Perkebunan Nusantara VIII (Persero) atau PTPN VIII. Sementara itu, 40 persen saham KCIC sisanya dimiliki oleh konsorsium asal China, Beijing Yawan HSR Co. Ltd.

Dengan dialihkannya seluruh saham tersebut ke Kemenkeu, keberadaan entitas PSBI dipastikan tidak lagi diperlukan dalam struktur kepemilikan Whoosh.

Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria membenarkan rencana pengalihan dan pembubaran peran konsorsium tersebut saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

“Iya (tidak diperlukan lagi), konsorsium kita kan. Iya, betul, dialihkan, dihibahkan,” kata Dony.

Dony menegaskan bahwa skema hibah saham ini menjadi solusi definitif guna menuntaskan beban dan permasalahan BUMN pada proyek operasional Whoosh.

“Dialihkan dulu prosesnya, yang penting selesai. Ingin enggak selesai Whoosh ini kan? Kan bagus,” ungkap Dony.

Proses pemindahtanganan saham PSBI kepada Kemenkeu tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya pada bulan depan. “Iya, September,” ujar Dony singkat.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya