CEO Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan Danantara Housing Expo dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Presiden Republik Indonesia serta sejumlah pejabat pemerintah dan pelaku industri properti.
Perluasan ke sektor hunian menunjukkan upaya Brantas Abipraya mengembangkan bisnis di luar konstruksi dan infrastruktur. Pengalaman perusahaan di bidang konstruksi menjadi salah satu modal untuk masuk ke sektor properti.
Dian mengatakan perusahaan ingin mengembangkan peran tersebut tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam ekosistem hunian yang mencakup kebutuhan masyarakat dan karyawan.
"Brantas Abipraya akan terus memperkuat perannya sebagai BUMN yang tidak hanya membangun konektivitas dan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan ruang hidup yang mendukung kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Dian.
(Feby Novalius)