Industri film melibatkan banyak pekerja kreatif, mulai dari penulis, sutradara, pemain, kru produksi, penata musik, penata busana, hingga tenaga distribusi dan promosi. Dukungan kepada produsen film turut memberikan dampak terhadap berbagai profesi dan kegiatan ekonomi yang terhubung dengan proses produksi.
Film nasional juga berperan sebagai sarana hiburan, edukasi, penyampaian nilai sosial, dan pelestarian budaya. Karena itu, dukungan terhadap industri film memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi kreatif Jakarta.
Morris Danny mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong bioskop dan penyelenggara pemutaran film nasional untuk memahami serta menjalankan mekanisme penyaluran keringanan secara tertib.
“Kepatuhan seluruh pihak dibutuhkan agar kebijakan PBJT dapat diterapkan dengan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi produsen film nasional,” tuturnya.
(Agustina Wulandari )