RI Tekan Impor, Penanaman Kedelai 1.000 Ha Dimulai

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 02 September 2026 10:29 WIB
RI Tekan Impor, Penanaman Kedelai 1.000 Ha Dimulai (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Penanaman kedelai seluas 1.000 hektare (Ha) dimulai untuk menekan impor. Penanaman ini dilakukan oleh PTPN Group dalam menjalankan program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. Melalui sub holding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, pada Jumat pekan lalu telah menggelar pilot project penanaman kedelai serentak di 20 titik di berbagai wilayah kerjanya. 

Proyek percontohan ini menyasar luas awal 1.000 Ha. Kegiatan penanaman perdana sendiri dipusatkan di Kebun Adolina Regional 2, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. 

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan, pelaksanaan pilot project kedelai PalmCo adalah tindak lanjut atas penugasan pemerintah dalam mendukung asta cita serta penguatan ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas kedelai. 

“Alhamdulillah, PTPN IV telah melaksanakan tanam perdana proyek percontohan kedelai. Ini merupakan tindak lanjut kita atas arahan Bapak Presiden melalui bapak Menteri Pertanian untuk meningkatkan produksi nasional dan menekan import kedelai,” kata Jatmiko dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Di tahap pertama tersebut, perusahaan menargetkan luasan 1.000 Ha sebagai areal percontohan yang seluruhnya berada di kawasan replanting sawit milik perusahaan. 

“Kita optimalisasikan areal peremajaan ataupun konversi sawit. Sehingga kurang lebih selama 6 bulan sebelum sawit kembali di tanam, kita akan menanam kedelai terlebih dahulu,” jelasnya. 

Inisiatif ini dipandang penting, sebab dalam 5 tahun terakhir Indonesia rata-rata defisit kedelai mencapai 2,5 juta ton per tahun atau setara dengan 97 persen impor. Menurut Jatmiko keberhasilan proyek  menjadi sangat berarti agar pengembangan komoditas kedelai dapat terus diperluas kedepannya dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian investasi sebagaimana diamanatkan Danantara. 

“Karena kita belum pernah tanam kedelai sebelumnya, kita siapkan pilot project 1.000 Ha dulu. Dan sesuai arahan Danantara, jika ini berhasil serta memperlihatkan kelayakan di berbagai aspek, insya Allah akan dilanjutkan dengan luasan yang lebih  masif sehingga harapan pemerintah untuk meningkatkan produksi dan menekan import kedelai tadi, dapat diwujudkan,” kata Jatmiko. 

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya