"Kami akan terus konsisten memenuhi kewajiban yang tersisa. Langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus dukungan terhadap mitra yang sudah membantu kami menyelesaikan beragam proyek infrastruktur," ujar Wiwi, Jumat (4/9/2026).
Kewajiban atas pajak past due pun telah diselesaikan 100 persen. Dengan begitu, per 2024 Waskita Karya tidak lagi memiliki utang pajak past due sehingga menambah kepercayaan para pemangku kepentingan atau stakeholders.
Dari sisi kinerja keuangan, Waskita mencatat pendapatan usaha sebesar Rp4,92 triliun secara year on year (yoy) pada semester pertama tahun ini. Nilai tersebut melesat 58,49 persen dari periode yang sama pada 2025, yang hanya Rp3,1 triliun.
"Peningkatan pendapatan didorong oleh produksi dari proyek Sekolah Rakyat (SR) dan jaringan irigasi dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pencapaian ini turut membuktikan restrukturisasi finansial berjalan seiring dengan perbaikan kinerja operasional," jelasnya.
Di tengah proses peningkatan kinerja yang terus berlangsung, Waskita masih dipercaya mengerjakan sejumlah proyek strategis. Tidak hanya SR atau jaringan irigasi, tetapi juga bendungan, rumah sakit, LRT Jakarta Fase 1B, hingga Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato di Timor Leste.