PLN EPI Targetkan Pasok 3,65 Juta Ton Biomassa ke 52 PLTU di 2026

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Sabtu 05 September 2026 17:04 WIB
PLN EPI Targetkan Pasok 3,65 Juta Ton Biomassa ke 52 PLTU di 2026 (Foto: PLN)
Share :

Pengembangan Biomassa

Sementara itu, Komisaris Utama PLN EPI Nikson Silalahi mengatakan, pengembangan biomassa membutuhkan kolaborasi seluruh entitas dalam ekosistem PLN. Hal itu mencakup PLN Holding, PLN EPI, PLN Nusantara Power, PLN Indonesia Power, hingga unit pembangkit.

Menurut Nikson, target net zero emission PLN pada 2060 tidak dapat dicapai hanya melalui kerja satu entitas. Setiap bagian harus memastikan perannya berjalan dan saling terhubung.

"Untuk mencapai target zero emission pada 2060, yang dibutuhkan adalah kerja sama dan kolaborasi kita semua," kata Nikson.

Dia menilai kesiapan pasokan biomassa harus diikuti dengan kesiapan pembangkit dalam menerima biomassa. Jangan sampai pasokan telah disiapkan, tetapi tidak dapat diserap karena persoalan kualitas atau parameter teknis.

Sementara itu, pengembangan biomassa mulai diarahkan untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus, yakni memperkuat ketahanan energi nasional dan membuka manfaat ekonomi bagi masyarakat di daerah. PLN EPI menggandeng Keraton Yogyakarta dalam mengembangkan ekosistem biomassa berbasis masyarakat.

Kepala Bebadan Pangreksa Loka Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Raden Mas Gustilantika Marrel Suryokusumo mengatakan pengembangan biomassa di Yogyakarta tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bahan bakar bagi pembangkit. Program tersebut juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan tanaman biomassa, pakan ternak, hingga pengembangan bank bibit. 

"Program ini harus berhasil untuk kepentingan dalam negeri kita sendiri," ujarnya.

Dia menyontohkan pengembangan biomassa di Gunungkidul. Program tersebut pada awalnya dikembangkan dengan target sekitar 30 hektare. Tanaman yang dikembangkan tidak hanya diarahkan sebagai sumber biomassa, tetapi juga dimanfaatkan masyarakat sebagai pakan ternak.

Menurut dia, pendekatan tersebut sejalan dengan upaya menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan ekonomi. Karena itu, pengembangan biomassa perlu dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di sekitar sumber bahan baku.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya