JAKARTA - PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengimbau calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta untuk memastikan kembali status dan jadwal penerbangan kepada maskapai menyusul gangguan operasional akibat indikasi sebaran abu vulkanik Krakatau.
Imbauan tersebut disampaikan setelah sejumlah penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak penutupan sementara (Aerodrome Closed) akibat indikasi sebaran abu vulkanik. InJourney Airports mencatat 33 penerbangan terdampak, yang terdiri atas pembatalan, penundaan, penjadwalan kembali, dan pengalihan penerbangan.
Pada penerbangan internasional, sebanyak 16 penerbangan dibatalkan, 7 penerbangan ditunda, dan 5 penerbangan dijadwalkan kembali. Sementara pada penerbangan domestik, terdapat 4 pembatalan dan 1 penerbangan dialihkan ke bandara lain.
Karena kondisi penerbangan dapat berubah mengikuti perkembangan situasi, calon penumpang perlu memantau informasi terbaru dari maskapai sebelum menuju bandara. Penumpang yang penerbangannya terdampak juga perlu mengikuti arahan maskapai terkait perubahan jadwal, pembatalan, maupun pengalihan penerbangan.
InJourney Airports telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) di Bandara Soekarno-Hatta untuk membantu penumpang yang terdampak. Layanan tersebut meliputi penyediaan makanan dan minuman ringan, area khusus di terminal, serta bus untuk mengantar penumpang menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai.