Besarnya distribusi dividen tersebut membuat BMRI dinilai memiliki daya tarik, baik dari sisi pendapatan melalui dividen maupun potensi pertumbuhan harga saham.
“Pembagian dividen interim juga berpotensi meningkatkan investor confidence dan menjaga daya tarik BMRI bagi investor institusi maupun ritel,” kata Nafan.
Dari sisi fundamental, Nafan masih melihat prospek BMRI positif. Pertumbuhan kredit dua digit, ekspansi ke sektor produktif, serta kemampuan menjaga kualitas aset dan likuiditas menjadi katalis utama bagi kinerja perseroan.
“Kendati demikian, investor tetap perlu mencermati sejumlah faktor, termasuk valuasi saham, arah suku bunga, kualitas aset, dan keberlanjutan pertumbuhan kredit,” pungkasnya.
(Feby Novalius)