JAKARTA - PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO), emiten pengelola gerai ritel Depo Bangunan memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp10,2 miliar atau Rp1,5 per saham dari laba tahun buku 2025.
Keputusan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar Senin, 29 Juni 2026.
Komisaris Utama DEPO Kambiyanto Kettin mengatakan, perseroan akan terus fokus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui kombinasi ekspansi yang terukur, peningkatan efisiensi operasional, penguatan portofolio produk, serta pengembangan kapabilitas digital.
"Perseroan melihat peluang pertumbuhan yang masih terbuka seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat terhadap produk bahan bangunan dan home improvement di berbagai wilayah Indonesia. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat daya saing melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan portofolio produk, serta pengembangan jaringan usaha secara selektif dan terukur," ujar Kambiyanto dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil RUPST, para pemegang saham menyetujui seluruh agenda yang diajukan Perseroan, termasuk pengesahan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025, penggunaan laba bersih, penunjukan akuntan publik, perubahan susunan pengurus serta laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Perdana Saham (IPO).
Pada 2025, DEPO membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2,88 triliun, meningkat 2,1% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp2,82 triliun.