JAKARTA – Pemerintah menyiapkan skema bantuan sosial (bansos) dalam bentuk transfer tunai yang nilainya diperkirakan mencapai Rp5,4 juta per keluarga. Penyaluran bantuan tersebut direncanakan mulai diuji coba pada kuartal I-II 2027 setelah pemerintah menyelesaikan pengolahan dan pemutakhiran data penerima.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah saat ini masih mengolah data penerima bansos untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.
“Kami merencanakan akhir tahun ini mesti selesai semua itu. Awal tahun depan, kuartal 1-2 kita akan uji coba,” kata Luhut.
Dengan demikian, bansos tunai senilai hingga Rp5,4 juta tersebut belum menjadi bantuan yang cair pada 2026. Pemerintah masih menyiapkan sistem dan mekanisme penyalurannya sebelum uji coba dilakukan pada 2027.
Luhut mengatakan pemerintah mengarahkan penyaluran bansos menggunakan mekanisme transfer tunai. Namun, pemerintah masih menyiapkan mekanisme untuk memastikan bantuan digunakan sesuai kebutuhan yang telah ditentukan.