JAKARTA - Pemerintah mempercepat digitalisasi bantuan sosial (bansos) untuk meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, dan keamanan penyaluran bantuan. Sekitar 50 juta masyarakat termiskin menjadi sasaran penerima bansos digital.
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah menargetkan peluncuran digitalisasi bansos pada pekan ketiga Oktober 2026. Pemerintah berharap sekitar 80% proses digitalisasi dan penataan data telah rampung saat peluncuran.
Pemerintah memastikan sekitar 50 juta masyarakat termiskin masuk dalam sasaran penerima bansos digital.
Luhut mengatakan kelompok tersebut telah ditetapkan sebagai sasaran penerima bantuan.
"Masyarakat termiskin yang ada tadi 50 juta ya? 50 juta itu sudah pasti akan diberikan."
Pemerintah masih merancang mekanisme penggunaan bantuan agar dana bansos digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.