BP BUMN Targetkan Penyelesaian Kasus Proyek LRT City Paling Lambat 15 Oktober 2026

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Selasa 15 September 2026 21:14 WIB
BP BUMN (Foto: Okezone)
Share :

"Memang kita ada rencana membangun semuanya di 12 titik itu, di 12 lokasi," ujar Aminuddin.

Dia mengatakan, dana tersebut salah satunya akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan unit yang belum rampung. Bahkan, terdapat lokasi yang pembangunannya belum dimulai sama sekali dan akan dibangun.

"Ada juga yang sama sekali belum dibangun, nanti kita bangun," katanya.

Namun, Aminuddin belum memastikan apakah dana tersebut juga akan digunakan untuk mekanisme pengembalian dana atau refund kepada konsumen yang memilih tidak melanjutkan pembelian. "Kita belum ada choice untuk itu. Nanti sekali lagi kami menunggu hasil dari inventarisasi masalah dari korban," ujarnya.

Untuk menentukan prioritas pembangunan, Aminuddin mengatakan pihaknya akan meninjau langsung 12 lokasi proyek. Peninjauan direncanakan dilakukan mulai pekan ini hingga pekan depan.

"Nanti kita identifikasi mana yang pertama paling layak untuk dilanjutkan. Yang kedua juga memang keterjualannya sudah paling banyak, itu yang pasti kita dahulukan. Tapi memang 12 lokasi itu kita mau bangun semuanya," katanya.

Sebelumnya, Kepala BP BUMN Dony Oskaria meminta Adhi Karya diminta menyusun perhitungan biaya penyelesaian proyek serta rencana bisnis yang komprehensif. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan setiap opsi penyelesaian memiliki dasar perhitungan yang jelas, baik melalui penyelesaian pembangunan maupun pengembalian dana konsumen.

Dony menegaskan persoalan tersebut harus segera memiliki penyelesaian konkret dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Terdapat dua opsi, dibangun dan diserahkan kepada konsumen atau mengembalikan uang konsumen. 

"Jadi bagi saya ini harus diselesaikan, baik itu penyelesaian apakah nanti kita mengembalikan atau kita membangun. Itu harus diselesaikan itu instruksi dari saya ya, mau ini dibayarin direfund dulu, ini harus diselesaikan. Bukan berarti itu dibiarin mangkrak begitu," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya