Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, RI-China Gaspol Investasi dan Teknologi

Rohman Wibowo, Jurnalis
Senin 21 September 2026 15:05 WIB
Pemerintah mendukung penguatan kemitraan strategis antara pelaku usaha Indonesia dan China guna memacu realisasi investasi. (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

"Pengembangan kota digital harus berjalan seiring dengan penguatan sistem keamanan dan perlindungan publik. Melalui forum ini, kami berharap Indonesia dan Tiongkok dapat saling berbagi pengalaman, teknologi, serta membangun kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara," ujar Ketua Umum FORMAS Yohanes Handojo Budhisedjati.

FORMAS kini tengah memperluas jejaring kemitraan dengan menggandeng sejumlah asosiasi bisnis tambahan asal China untuk menggelar sesi temu bisnis (business matching) secara berkala dengan korporasi dalam negeri.

Penyelenggara memastikan kesiapan fasilitas pendampingan untuk mengurai berbagai kendala teknis dan birokrasi yang kerap dikeluhkan investor asing saat hendak menanamkan modal di Indonesia.

Langkah fasilitasi tersebut ditempuh demi memastikan setiap dialog bilateral bermuara pada realisasi proyek yang berdampak langsung bagi peningkatan kapasitas industri nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

"FORMAS ingin menjadi jembatan yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti pada pertukaran gagasan, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama konkret, investasi, alih teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia," lanjut Handojo.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan bahwa percepatan arus masuk modal asing saat ini diimbangi dengan agenda transformasi menyeluruh untuk memperkuat kedaulatan logistik dan daya saing tenaga kerja lokal.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya