Diketahui, Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan militer terhadap sejumlah lokasi di Iran di tengah kebuntuan negosiasi terkait perselisihan mengenai pelayaran di Selat Hormuz, salah satu rute terpenting di dunia untuk pasokan energi dan perdagangan global.
Padahal, kedua belah pihak telah menandatangani nota kesepahaman pada pertengahan Juni lalu.
Iran pun membalas dengan melancarkan serangan terhadap fasilitas dan peralatan militer milik AS di negara-negara Arab, termasuk Arab Saudi.
(Dani Jumadil Akhir)