Pasar Furnitur RI Capai USD736,21 Miliar, Industri Perlu Modernisasi Mesin

Feby Novalius, Jurnalis
Kamis 24 September 2026 14:11 WIB
Nilai pasar furnitur Indonesia mencapai USD736,21 miliar. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA — Nilai pasar furnitur Indonesia mencapai USD736,21 miliar. Besarnya potensi pasar mendorong pemerintah memperkuat daya saing industri furnitur dan pengolahan kayu melalui modernisasi teknologi, peningkatan produktivitas, serta pengembangan desain.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika mengatakan, industri furnitur nasional memiliki peluang pertumbuhan seiring meningkatnya pasar domestik dan permintaan global terhadap produk berbahan baku kayu.

Menurut Putu, potensi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kemampuan industri dalam mengadopsi teknologi dan mesin produksi modern. Langkah itu dinilai penting agar produk furnitur Indonesia mampu bersaing di pasar global.

"Indonesia memiliki potensi yang bagus karena memiliki ketersediaan kayu yang banyak," ujar Putu, Kamis (24/9/2026). 

Di tingkat global, kayu masih menjadi salah satu bahan baku utama industri furnitur. Pada 2026, kayu disebut mendominasi sekitar 62 persen pasar furnitur global.

Putu mencontohkan perkembangan industri furnitur Vietnam yang mampu meningkatkan posisi sebagai salah satu eksportir furnitur utama dunia. Pada 2025, Vietnam tercatat sebagai eksportir furnitur terbesar kedua dunia, sedangkan pada 2000 posisinya masih berada di bawah Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya