Prabowo Siapkan Insentif Industri Tekstil, Begini Respons Kadin

Rohman Wibowo, Jurnalis
Kamis 24 September 2026 14:57 WIB
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie soal Insentif untuk Industri Tekstil. (Foto: Okezone.com/IMG)
Share :

JAKARTA — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendukung rencana pemerintah menyiapkan paket insentif fiskal, termasuk penyesuaian pajak, untuk memperkuat daya tahan dan mendorong pertumbuhan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional. Kebijakan tersebut dinilai dapat membantu pelaku industri menghadapi tingginya beban operasional dan menjaga daya saing.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan industri tekstil merupakan sektor padat modal dan biaya sehingga membutuhkan dukungan kebijakan agar dapat mempertahankan kinerja sekaligus meningkatkan kapasitas usaha.

"Kita ketahui industri tekstil itu sangat padat modal, padat biaya juga, sehingga pemerintah ingin memastikan bahwa bukan saja terus bertahan, tapi juga bisa berkembang," ujar Anindya saat ditemui di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Anindya mengatakan industri tekstil merupakan sektor strategis yang memiliki pasar dinamis. Karena itu, pelaku industri perlu memperkuat posisi dalam rantai pasok global agar dapat mempertahankan daya saing.

Menurut dia, industri juga perlu mempercepat modernisasi melalui pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan robotika, untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing produksi.

Selain insentif perpajakan, Kadin menyoroti peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam mendukung pembiayaan industri tekstil.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya