Kejar Target Minyak 1 Juta Barel, Intip Potensi Harta Karun Migas di RI

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Selasa 29 September 2026 12:38 WIB
Kejar Target Minyak 1 Juta Barel, Intip Potensi Harta Karun Migas di RI (Foto: PHE)
Share :

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong masuknya investasi baru ke sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah mengejar target lifting minyak sebesar 1 juta barel per hari (BOPD) sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak mentah.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, pemerintah tengah berupaya menarik investor agar mau menggarap kegiatan eksplorasi migas di dalam negeri. Menurutnya, peningkatan eksplorasi menjadi penting untuk menemukan sumber-sumber migas baru yang dapat menopang produksi nasional.

"Karena sebagian besar energi kita yang untuk crude masih impor dari luar, tentu kita harus melihat sumber daya dalam negeri, bagaimana kita untuk meningkatkan lifting," ujar Yuliot saat ditemui di TMP Kalibata, Selasa (29/9/2026).

Yuliot mengatakan, pemerintah telah mengidentifikasi adanya indikasi sumber daya migas di sejumlah lapangan di Indonesia. Potensi produksi dari lapangan-lapangan tersebut bervariasi, mulai dari sekitar 2.500 barel hingga 3.000 barel per hari.

Pemerintah, lanjutnya, akan mulai menggenjot kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya migas tersebut pada 2027. Percepatan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sumber tambahan produksi untuk mengejar target lifting minyak 1 juta BOPD.

"Target produksi itu akan bisa tercapai," kata Yuliot.

Menurut Yuliot, kegiatan eksplorasi migas tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah. Badan usaha atau kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) juga memiliki peran penting dalam menemukan dan mengembangkan cadangan migas baru.

Karena itu, pemerintah akan menyiapkan sejumlah kemudahan untuk mendorong kegiatan eksplorasi oleh investor maupun KKKS.

"Eksplorasi itu bisa dilakukan dua, pemerintah melakukan eksplorasi atau badan usaha melakukan eksplorasi. Jadi, nanti kita juga akan melakukan kemudahan-kemudahan," jelasnya.

Selain mengejar target produksi minyak, pemerintah juga menargetkan lifting gas bumi sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD). Kedua target tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya