Ekspor RI Tembus USD26,61 Miliar, Pengiriman Nikel Melonjak 51,67 Persen

Anggie Ariesta, Jurnalis
Kamis 01 Oktober 2026 13:30 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia sebesar USD26,61 miliar pada Agustus 2026. (Foto: Okezone.com/Pelindo)
Share :

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia sebesar USD26,61 miliar pada Agustus 2026. Capaian tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 5,72 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengungkapkan bahwa ekspor pada Agustus 2026 terutama ditopang oleh kinerja ekspor sektor nonminyak dan gas (nonmigas) yang mencapai USD25,62 miliar atau melonjak 7,23 persen YoY. Sebaliknya, nilai ekspor migas tercatat sebesar USD0,99 miliar atau mengalami penurunan 5,10 persen YoY.

“Total nilai ekspor mengalami kenaikan secara tahunan, utamanya didorong oleh kenaikan nilai ekspor nonmigas,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Kamis (1/10/2026).

Ateng memaparkan, penguatan ekspor nonmigas disokong oleh akselerasi pengiriman sejumlah komoditas unggulan.

Komoditas nikel dan barang daripadanya (HS 75) mencatatkan lonjakan sebesar 51,67 persen YoY dengan memberikan andil 1,84 persen terhadap total kenaikan ekspor.

Kinerja positif tersebut disusul oleh komoditas besi dan baja (HS 72) yang tumbuh 20,38 persen YoY dengan andil 1,79 persen, serta aluminium dan barang daripadanya (HS 76) yang mengalami lonjakan signifikan hingga 206,78 persen YoY dengan andil sebesar 1,59 persen.

Secara akumulatif sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, total nilai ekspor Indonesia telah mencapai USD193,64 miliar atau tumbuh 4,74 persen secara tahunan.

Sektor industri pengolahan menjadi penopang utama pertumbuhan ekspor nasional selama delapan bulan pertama 2026 dengan memberikan andil peningkatan sebesar 6,30 persen.

 

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya