Kondisi fenomena antrean BBM yang beberapa waktu lalu sempat meramaikan media sosial disebabkan oleh adanya peralihan konsumsi BBM masyarakat dari non subsidi ke BBM subsidi. Hal ini lantaran kenaikan signifikan harga jual BBM non subsidi di tengah volatilitas hanya minyak dunia.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sempat menyebutkan terdapat mobil berukuran besar, termasuk Pajero, hingga kendaraan truk yang diduga memiliki tangki berkapasitas ratusan liter. Bahkan, menurutnya, ada tangki yang mampu menampung hingga sekitar 700 liter sampai 1 ton BBM.
"Masalahnya sekarang adalah banyak orang yang awalnya tidak memakai BBM subsidi, sekarang shifting pindah ke subsidi. Ini karena harganya melonjak. Itulah yang terjadi sebagian di Makassar," kata Bahlil di Jakarta, Senin (14/9).
(Dani Jumadil Akhir)