"Jadi, kita sudah melakukan business matching dengan calon pembeli potensial di luar negeri sehingga mereka sudah saling mengenal produknya dan orangnya. Melalui business matching, sekarang mereka bertemu di Trade Expo. Jadi, di Trade Expo itu mereka bertemu langsung. Mereka melihat produknya, melihat pabriknya, dan menandatangani MoU kemarin," jelasnya.
Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa penandatanganan kesepakatan ekspor berlanjut pada hari kedua TEI 2026. Salah satunya dilakukan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Astra melalui kolaborasi program Desa Bisa Ekspor Kemendag dengan Desa Sejahtera Astra.
Dalam kerja sama tersebut, sebanyak 10 MoU ekspor senilai Rp69 miliar ditandatangani dengan pembeli dari berbagai negara. Budi memperkirakan masih akan ada sejumlah kesepakatan ekspor lainnya yang ditandatangani selama pameran berlangsung.
(Feby Novalius)