Bahlil Akan Naikkan Kuota BBM Pertalite 

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Jum'at 23 Oktober 2026 13:59 WIB
Bahlil Akan Naikkan Kuota BBM Pertalite (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah akan menambah kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, yakni pertalite, sebagai respons dari perpindahan konsumen BBM nonsubsidi ke subsidi.

Bahlil mengatakan rencana tersebut berdasarkan hasil evaluasi dari kenaikan jumlah konsumsi pertalite yang terjadi sepanjang 2026 pada periode Januari - Agustus. Namun dia belum mendetail seberapa besar jumlah kenaikan bbm di tahun 2026, yang menjadi dasar volume kenaikan alokasi. 

"Pertalite nanti coba saya akan lakukan exercise di akhir bulan ini. Tetapi memang terjadi peningkatan dibanding 2026, ada kenaikan, karena ada kenaikan berarti ada penambahan kuota," ujarnya saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (23/10/2026).

Bahlil menjelaskan, Pemerintah telah menghitung ulang kapasitas fiskal terkait penambahan kuota BBM subsidi ditengah lonjakan harga minyak dunia saat ini. Kondisi ini juga yang membuat harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan dan masyarakat beralih ke BBM subsidi. 

"Karena ada kenaikan, pasti akan terjadi penambahan kuota. Ada pergeseran (shifting) dari RON 92 ke RON 90. Sebagian mengalami pergeseran, sehingga kita akan melakukan penyesuaian (alokasi kuota)," tambahnya. 

Sebelumnya, berdasarkan data Badan Pengatur Hulu Minyak dan Gas (BPH Migas) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI pada 26 Agustus lalu, memang terdapat peningkatan konsumsi BBM subsidi pasca kenaikan harga BBM nonsubsidi, khususnya periode pada periode 1 April hingga 20 Agustus 2026.

Rata-rata penyaluran Pertalite tercatat sebesar 75.795 kiloliter (KL) per hari, sedangkan rata-rata penyaluran solar subsidi mencapai 50.624 KL per hari.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya