Cara Baru RI Impor BBM-LPG, Bahlil: Tak Lagi Lewat Pertamina

Tangguh Yudha, Jurnalis
Senin 26 Oktober 2026 20:49 WIB
Menteri ESDM Bahlil (Foto: Okezone)
Share :

Oleh karena itu, melalui Perpres tersebut, pemerintah akan mengambil peran lebih besar dalam proses negosiasi pengadaan minyak dan LPG dengan negara pemasok. Nantinya, badan layanan umum (BLU) akan ditugaskan untuk menjalankan mekanisme tersebut.

"Atas dasar itu Perpresnya sudah ada. Jadi nanti Perpres ini nanti negara yang akan melakukan deal dengan negara-negara lain. Kita tahu nantinya adalah BLU yang ditugaskan," kata Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil mengungkapkan bahwa Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi sebagian kebutuhan energi nasional, khususnya minyak mentah, sejumlah jenis BBM, dan LPG.

Ia menyebut Indonesia saat ini tidak lagi melakukan pengadaan minyak mentah dari kawasan Timur Tengah. Sementara itu, sebagian besar kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi melalui impor dari Amerika Serikat.

Di sisi lain, Bahlil menyatakan Indonesia sudah tidak lagi mengimpor solar. Namun, sejumlah jenis bensin, termasuk RON 90, RON 92, RON 95, dan RON 98, masih sebagian dipenuhi melalui impor.

Dengan adanya aturan baru tersebut, pemerintah bersama Pertamina diharapkan memiliki ruang lebih luas untuk mencari negara pemasok yang dapat memenuhi kebutuhan energi nasional.

"Atas dasar itu maka dengan perpres ini alhamdulillah saya dengan Pak Dirut Pertamina, Pak Simon dan Dirut Pertamina Patraniaga Pak Ega akan lebih leluasa untuk mencari negara-negara mana aja yang bisa kita carikan," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya