GoTo Raup Laba Bersih Rp441 Miliar di Kuartal III-2026

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis
Kamis 29 Oktober 2026 19:16 WIB
Laba GoTo (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp441 miliar pada kuartal III-2026. Capaian tersebut berbalik dari rugi bersih Rp255 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja positif tersebut ditopang pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 17 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY) menjadi Rp5,6 triliun. Sementara itu, EBITDA yang disesuaikan meningkat 84 persen menjadi Rp950 miliar.

Direktur Utama GoTo Hans Patuwo nilai transaksi bruto inti atau core gross transaction value (GTV) inti GoTo juga melonjak 89 persen secara tahunan menjadi Rp194 triliun pada kuartal III-2026. Ia mengatakan, perusahaan berhasil mempertahankan pencapaian laba bersih selama tiga kuartal berturut-turut di tengah berbagai tantangan bisnis.

"Pada kuartal ketiga 2026, GoTo kembali mencatatkan laba bersih selama tiga kuartal berturut-turut," kata Hans dalam keterangan resmi, Kamis (29/10/2026).

Seiring dengan pencapaian tersebut, GoTo menaikkan target EBITDA yang disesuaikan untuk sepanjang 2026 menjadi Rp3,5 triliun hingga Rp3,7 triliun, dari sebelumnya Rp3,2 triliun hingga Rp3,4 triliun.

Sementara untuk kinerja sepanjang Januari - September 2026, GOTO membukukan laba bersih Rp864,17 miliar. Sementara pendapatan konsolidasi selama 3 kuartal mencapai Rp16,55 triliun atau tumbuh 24,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara perusahaan juga mencatatkan arus kas positif dari aktivitas operasi sebesar Rp2,50 triliun.

 

Hans mengatakan, perusahaan tetap berfokus pada disiplin operasional dan alokasi modal untuk menjaga fundamental bisnis serta memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Dari sisi operasional, jumlah pengguna bertransaksi tahunan atau annual transacting users (ATU) tumbuh 16 persen secara tahunan menjadi 72,5 juta pengguna. Sementara itu, arus kas bebas yang disesuaikan meningkat 389 persen menjadi Rp1,21 triliun.

Kinerja GoTo juga ditopang pertumbuhan bisnis teknologi finansial melalui GoPay. Pada kuartal III-2026, EBITDA yang disesuaikan segmen fintech mencapai Rp550 miliar, melonjak 304 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bersih segmen tersebut tumbuh 49 persen menjadi Rp2,3 triliun.

Adapun bisnis layanan sesuai permintaan atau on-demand services yang mencakup Gojek mencatatkan EBITDA disesuaikan sebesar Rp347 miliar, naik 3 persen secara tahunan. Pendapatan bersih segmen ini mencapai Rp3,3 triliun.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya