JAKARTA - PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) membukukan laba bersih sebesar Rp875,25 miliar hingga kuartal III 2026. Capaian ini tumbuh 5,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp829,31 miliar.
Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh perolehan pendapatan perseroan yang mencapai Rp4,35 triliun pada kuartal III 2026, atau meningkat 14,1 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Presiden Direktur TLDN, Wishnu Wardhana mengatakan, capaian positif hingga kuartal III 2026 mencerminkan ketahanan operasional perseroan dalam mempertahankan produktivitas dan profitabilitas bisnis di tengah dinamika industri kelapa sawit.
“Kami terus mendorong produktivitas kebun dan optimalisasi proses pengolahan yang berjalan seiring dengan penerapan prinsip keberlanjutan, serta menjaga disiplin biaya untuk mendukung ketahanan usaha dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” kata Wishnu dalam keterangan resminya, Kamis (29/10/2026).
Wishnu menambahkan, fundamental operasional yang solid serta dorongan volume dan harga jual rata-rata menjadi kunci dalam memperkuat kapabilitas usaha serta mengoptimalkan potensi aset yang dikelola perseroan secara berkelanjutan.
Peningkatan kinerja keuangan TLDN didorong oleh kenaikan volume penjualan serta peningkatan harga jual rata-rata komoditas Crude Palm Oil (CPO), Palm Kernel (PK), dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO).
Penjualan CPO menjadi kontributor utama pendapatan perseroan dengan nilai mencapai Rp3,73 triliun, atau naik 12,5 persen YoY. Hasil ini ditopang oleh kenaikan volume penjualan CPO sebesar 6,9 persen serta peningkatan harga jual rata-rata sebesar 5,2 persen.