Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati, Rupiah Tertekan Outflow

Widi Agustian , Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2009 |09:01 WIB
Hati-Hati, Rupiah Tertekan <i>Outflow</i>
Foto: Corbis.
A
A
A

JAKARTA - Keluarnya dana asing dari Indonesia (outflow) yang terjadi sejak beberapa waktu lalu, dipastikan bakal mempengaruhi nilai tukar rupiah pada perdagangan hari in., Beberapa waktu lalu, outflow terlihat di pasar saham, maupun surat utang Negara (SUN) dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI).

"Rupiah hari ini tergantung dari capital outflow masih terjadi atau tidak," kata analis valas Farial Anwar saat dihubungi okezone, di Jakarta, Senin (31/8/2009).

Menurutnya, jika dana asing tersebut tidak lagi keluar, maka rupiah akan berada dalam kisaran Rp9.980-10.075 per USD. Namun dia menegaskan, jika dana asing tersebut masuk kembali kep pasar modal Indonesia, rupiah juga tidak akan menguat signifikan. "Karena BI tidak menginginkan itu," jelasnya.

Dia melanjutkan, sekondusif apapun situasi perekonomian, indeks tidak bakal menembus level Rp9.900 per USD. Karena, jika indeks berada di bawah level tersebut, maka akan muncul banyak sekali spekulasi yang langsung menjatuhkan nilai rupiah.

Sebelumnya, pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (28/8/2009) rupiah ditutup di level Rp10.116-Rp10.086 per USD, atau stagnan dibanding perdagangan Kamis 27 Agustus di level Rp10.170-10.085 per USD.

Tidak banyak bergeraknya nilai tukar rupiah pada pekan lalu tersebut disebabkan oleh penjagaan Bank Indonesia (BI), walaupun sulit dibuktikan. Pasalnya, bank sentral mengakui adanya lonjakan permintaan dolar Amerika oleh perusahaan swasta untuk memenuhi pembayaran utang.

(Rani Hardjanti)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement