Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pupuk Kaltim Siapkan Capex USD140 Juta

J Erna , Jurnalis-Jum'at, 25 Desember 2009 |08:36 WIB
Pupuk Kaltim Siapkan <i>Capex</i> USD140 Juta
Mata Uang USD. Foto: Suryadi/Koran SI
A
A
A

JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT) telah menyiapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar USD140 juta untuk 2010 mendatang.
 
Dana itu sebagian bersumber dari internal perusahaan dan sisanya dari pinjaman perbankan pelat merah, seperti Bank Mandiri dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
 
Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Pupuk Kalimantan Timur Hidayat Nyakman, di Jakarta, Kamis (24/12/2009) sore.
 
Capex yang disiapkan akan digunakan untuk menyediakan broiler batu bara seharga USD120 juta, proyek pupuk NPK senilai USD15 juta dan kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) mencapai Rp400 miliar.
 
Di luar itu, perusahaan juga menyiapkan USD30 juta-USD40 juta untuk perawatan rutin pabrik.
 
Dengan investasi dan beberapa proyek yang sudah rampung, Hidayat optimistis aset perusahaan akan meningkat. Namun, dia enggan menyebut angka pastinya. Aset PKT per 31 Mei lalu tercatat Rp7,3 triliun.
 
Sementara itu, aset Pusri Holding hingga akhir tahun ini diperkirakan sebesar Rp14 triliun. Direktur Utama Pusri Holding Dadang Kodri memproyeksikan jika sistem holding pupuk sudah terbentuk sempurna, maka aset holding bisa mencapai Rp34 triliun. “Aset holding bisa mencapai Rp34 triliun lebih,” kata dia.
 
PT Pusri sebagai perusahaan holding itu memiliki anak perusahaan, di antaranya PKT, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan PT Pupuk Kujang.
 
Namun, penyempurnaan holding perusahaan pupuk itu masih terkendala masalah pembentukan formula yang akan diterapkan, apakah melalui spin off atau dengan membentuk perusahaan baru dengan dipimpin seorang direktur independen.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement