JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali melemah pada perdagangan di sore ini. Akhirnya indeks saham benar-benar kembali turun ke bawah level 2.800, karena aksi ambil untung (profit taking) sejumlah investor yang kembali terjadi.
Pada perdagangan, Rabu (31/3/2010) IHSG mengalami pelemahan sebanyak 20,967 poin atau 0,65 persen ke posisi 2.777,30. Di mana sebanyak 97 saham harganya turun, 96 saham harganya naik dan 90 saham tidak berubah. Nilai transaksi perdagangan tercatat Rp15,121 triliun, sementara volume perdagangan tercatat sebanyak 6,411 lembar saham.
Indeks LQ45 terpantau juga mengalami pelemahan sebanyak 4,501 poin ke 539,801, begitu juga dengan Jakarta Islamic Index (JII) yang turun sebanyak 2,851 poin ke 443,667.
Seluruh sektor terpantau mengalami pelemahan, di mana sektor konsumsi turun 10,25 poin, manufaktur turun 7,02 poin, dan sektor perbankan turun 3,88 poin. Hanya sektor perkebunan dan infrastruktur yang mengalami penguatan masing-masing 2,91 poin dan 0,44 poin.
Sementara itu, indeks Nikkei turun sebanyak 7,20 poin atau 0,06 persen ke 11.089,94, indeks Hang Seng anjlok 135,44 poin ke 0,63 persen ke 21.239,96, serta indeks Straits Times melemah 36,37 poin atau 2,34 persen ke 2.897,02.
Saham yang mengalami pelemahan (top loser), antara lain adalah saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) turun Rp1.000 ke Rp163.000, PT Petrosea Tbk (PTRO) turun Rp900 ke Rp9.000, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp900 ke Rp38.050, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp600 ke Rp24.750.
Sementara saham yang mengalami kenaikan harga (top gainer), antara lain PT Sepatu Bata Tbk (BATA) naik Rp1.000 ke Rp30.000, PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) naik Rp700 ke Rp12.800, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) naik Rp700 ke Rp7.900 serta saham PT Multibreeder Adirama Tbk (MBAI) naik Rp500 ke Rp5.500.
(Candra Setya Santoso)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.