Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

TDL Naik, Komitmen RI Kurangi Subsidi Energi Fosil

Andina Meryani , Jurnalis-Rabu, 30 Juni 2010 |20:05 WIB
TDL Naik, Komitmen RI Kurangi Subsidi Energi Fosil
ilustrasi. foto: corbis
A
A
A

JAKARTA - Rencana pemerintah untuk menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) mulai 1 Juli besok merupakan salah satu komitmen Indonesia untuk mengurangi subsidi energi dari fosil dan mengalihkannya ke energi terbarukan sebagaimana komitmen dari negara-negara G-20.

Hal ini dikatakan Menteri Keuangan Agus Martowardojo, saat konferensi pers di Aula Mezzanine, Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Dr. Wahidin, Jakarta, Rabu (30/6/2010).

"Yang relevan dengan G20 isu tentang mengurangi subsidi enegeri khususnya energi fosil juga dibicarakan pembicaraan yang komprehensif sekali, bagaimana subdisi energi bisa dikurangi diganti dengan energi yang ramah lingkungan," ujarnya.

Menurut Agus, dengan ketetapan kenaikan TDL tersebut besok, maka beban subsidi akan sedikit berkurang.

Pasalnya, dengan penangguhan kenaikan TDL yang semestinya pada 1 Januari lalu maka terjadi kenaikan subsidi sebesar Rp6 triliun, dan jika TDL tidak dinaikkan per 1 Juli, maka subsidi akan makin membengkak hingga Rp4 triliun. "Jika 1 Juli tidak dinaikkan kita akan ada tambahan subsidi Rp4 triliun," ujarnya.

Sementara itu, dia pun kembali memprediksi bahwa kenaikan TDL dengan rata-rata 10 persen itu akan mempengaruhi inflasi sebesar 0,03 persen. "Dampak kenaikan TDL terhadap inflasi sekira 0,03 persen," pungkasnya.

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement