JAKARTA - Perusahaan plat baja, PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) hingga semester I-2010 berhasil membukukan laba bersih Rp 119,087 miliar. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan semester-I 2009 yang masih membukukan rugi sebesar Rp209,213 miliar. Turunnya beban perseroan menjadi pemicu positifnya kinerja perseroan.
"Kinerja kami hingga paruh pertama tahun ini cukup menggembirakan," kata Direktur Gunawan Hadi Sutjipto saat dihubungi di Jakarta, Kamis (22/7/2010).
Dia mengatakan, penyebab positifnya kinerja perseroran adalah penjualan bersih yang tumbuh 7,57 persen menjadi Rp893,448 miliar dari posisi pertengahan tahun sebelumnya sebesar Rp830,559 miliar.
Di satu sisi, beban pokok penjualan turun drastis 35,9 persen dari Rp1,109 trilun menjadi Rp711,075 miliar. Hal ini menyebabkan, perseroan berhasil membukukan laba kotor Rp182,373 miliar. Angka ini naik signifikan dibanding paruh pertama tahun 2009 yang masih mencatat rugi kotor Rp278,879 miliar.
Dalam laporan keuangan unaudited yang dipublikasikan disebutkan, total beban usaha mencapai Rp45,503 miliar. Adapun laba usaha mencapai Rp136,869 miliar. Ini lebih baik dari posisi tahun lalu, yang mengalami rugi Rp318,68 miliar. Penghasilan lain-lain emiten berkode GDST ini mengalami penurunan 73,18 persen dari Rp28,912 miliar menjadi Rp7,754 miliar.
Maka, laba sebelum pajak sampai akhir Juni 2010 mencapai Rp144,624 miliar atau membaik dari posisi sebelumnya merugi Rp 289,767 miliar. Beban pajak tercatat Rp42,34 miliar. Adapun laba sebelum pos luar biasa menjadi Rp102,283 miliar, atau naik dari periode sama tahun lalu, merugi Rp218,146 miliar.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.