JAKARTA - Sekira 1.200 toko Alfamart di seluruh Indonesia ternyata dimiliki oleh masyarakat. Angka tersebut merupakan 30 persennya dari 4.400 toko yang tercatat sebagai gerai Alfamart.
Hal ini dikatakan oleh Corporate Affair Director PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (ALFA) Solichin, di Jakarta Selatan, Senin (30/8/2010) malam.
Adapun dari jumlah gerai sebanyak 4.400 toko, 30 persen adalah milik masyarakat. Perseroan mengakui bahwa kemajuan usaha mereka bisa tercapai karena program kemitraan yang mereka lakukan bersama masyarakat.
"Kita bisa maju sekarang ini salah satu caranya adalah karena kita bermitra, dari perorangan, koperasi, atau perusahaaan atau institusi," jelas Solichin.
Karena itulah, pihak Alfamart terus mengembangkan program kemitraan tersebut. Bisnis waralaba yang mereka lakukan terbukti berhasil mendongkrak usaha mereka naik.
Berdasarkan laporan per Juni 2010, Corporate Communication Coordinator ALFA Arif L Nursandi mengungkapkan bila Alfamart telah membangun 4.175 gerai. "Dan sampai saat ini terdapat kurang lebih empat ribu empat ratusan gerai," katanya.
Penambahan gerai ini bisa tercipta karena kemitraan bersama masyarakat dan hasil dari penjualan saham mereka. "Dari IPO itu yang kita buka dc-dc (gudang) baru. Karena dengan dc itulah kita buka toko," pungkasnya.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.