Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Trio Big Fish Mafia Pajak Diminta Ditangkap

Trio <i>Big Fish</i> Mafia Pajak Diminta Ditangkap
Sri Mulyani & Darmin Nasution. Foto: Heru/okezone
A
A
A

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia Sasmito Hadinogoro dan Gerakan Hindari Memilih Sri Mulyani (HMS) meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar memeriksa dan menangkap Trio Big Fish Mafia Pajak seperti Sri Mulyani, Boediono, dan Darmin Nasution.

"5 mei 2010 Sri mengundurkan diri bukan takut pada kasus Bank Century, tapi justru takut kepada kasus Paulus Tumewu," ucapnya saat acara Sosialisasi Gerakan HMS dan Mahasiswa Desak KPK, Periksa, dan Tangkap Trio Big Fish Mafia Pajak, di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Rabu (5/10/2011).

Untuk mengetahui pansus angket Century, lanjut Sasmito, dirinya siap kalau diajak untuk menguji pasus angket century.

"Ayo kita ujicoba, biarpun saya enggak digaji. Ini yang saya namakan crime policy, saya tidak ada sentimen dan dendam kepada satu orang tapi memang faktanya seperti ini kita harus sampaikan ke publik," tambahnya.

Boediono, kata Sasmito, jangan hanya berpura-pura tidak tahu mengenai kasus ini. "Itu suatu hal yang naif, jangan pura-pura bloon. Saya tidak memprovokasi tapi memang faktanya seperti itu," tandasnya.

Menurut Sasmito, Sri Mulyani adalah ketua KSSK Bailout Century 6,7 T secara ilegal, dilakukan tanpa persetujuan DPR RI, Komite Kredit yang dimintai acc belum 'pernah' dibentuk dan Sri Mulyani menjadi backing pengemplangan Pajak Paulus Tumewu yang sudah P21 dibebaskan dengan SKP Bodong.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement