Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Martina Berto Targetkan Ekspor Meningkat 25%

Yuni Astutik , Jurnalis-Rabu, 06 Juni 2012 |14:48 WIB
 Martina Berto Targetkan Ekspor Meningkat 25%
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
A
A
A

JAKARTA - PT Martina Berto Tbk (MBTO) menargetkan kenaikan ekspor produknya mencapai 25 persen hingga akhir 2012. Target ekspor ditargetkan mencapai Rp12 miliar dari sebelumnya Rp8 miliar pada 2011.

Demikian dikatakan Direktur Keuangan MBTO Handiwidjaja, saat konferensi pers di kantornya, Pulo Gadung, Jakarta, Rabu (6/6/2012).

Dia menjelaskan, produk yang diekspor tersebut di antaranya Sariayu, Caring, dan PAC. Adapun negara tujuannya di kawasan Asia. Sementara negara tujuan ekspor terbesar ke Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina, dan Taiwan.

Menurutnya, perusahaan sedang melakukan strategi pemasaran di luar negeri dengan membuka Martha Tilaar Shop. Hal tersebut dilakukan sebagai jembatan untuk mendekati agen distributor di negara tujuan. "Investasi yang disiapkan untuk satu toko mencapai Rp1,5 miliar," kata dia.

Di kesempatan yang sama, Direktur Pemasaran Samuel E Pranata juga mengaku saat ini sedang melakukan restrukturisasi organisasi di internasional untuk meningkatkan pertumbuhan. "Kita banyak juga pemasaran di luar negeri. Kita cukup agresif untuk produk baru," kata Samuel.

Tahun ini, perseroan kembali membuka satu toko di Singapura. Toko ini merupakan yang kedua setelah yang pertama dibuka pada 2010 lalu. "Kita sedang cari tempat lain juga di luar negeri," akunya.

Selain mencari ladang bisnis baru yang menarik, perusahaan juga membidik kawasan Indonesia Timur yang dianggap memiliki potensi yang besar. Pada satu tahun terakhir, perusahaan mulai membuka agen dan cabang di wilayah timur. "Tapi ada kendala transportasi, tapi potensi ada juga di sana. Peluang ke depan cukup besar," katanya lagi.

Sekadar informasi, perseroan saat ini menjadi produsen kosmetik nomor dua hingga tiga di Indonesia. Pangsa pasar dari produk kosmetik perusahaan adalah untuk kategori color cosmetik 13,6 persen pada 2011 naik jadi 14,9 persen.

Kategori skin care dan body care 1,85 persen jadi 1,9 persen dan kategori hair care 1,36 persen jadi 1,5 persen. "Jadi memang beberapa kategori kita ada kenaikan yang cukup baik dari segi pangsa pasar industri kosmetik," tandasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement