nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bapepam Terbitkan 2 Aturan untuk Lindungi Investor

Pebrianto Eko Wicaksono, Jurnalis · Minggu 30 Desember 2012 14:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2012 12 30 278 739108 PYeEneXUDl.jpg Kantor Bapepam. (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menerbitkan dua peraturan guna memberi perlindungan terhadap pemodal yang asetnya dititipkan di kustodian melalui dana perlindungan pemodal.

Aturan tersebut sekaligus memberikan dasar hukum implementasi Dana Perlindungan Pemodal dan pengaturan Pihak yeng menjadi Penyelenggara Dana Perlindungan Pemodal.

Ketua Bapepam-LK Ngalim Sawega mengatakan, kedua peraturan tersebut adalah Peraturan Nomor VI.A.4, Lampiran  Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor: KEP-715/BL/2012  tanggal 28 Desember 2012 tentang Dana Perlindungan Pemodal.

Kemudian Peraturan Nomor VI.A.5, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor KEP-716/BL/201 tanggal 28 Desember 2012 tentang Penyelenggara Dana Perlindungan Pemodal.

"Kewajiban perantara pedagang efek yang mengadministrasikan rekening efek nasabah untuk menjadi anggota Dana Perlindungan Pemodal, mulai berlaku sejak 1 Januari 2014 dan untuk Bank Kustodian mulai berlaku sejak 1 Januari 2016," kata Ngalim, dalam laporan tertulisnya di Jakarta, Minggu (30/12/2012).

Dijelaskannya, sejak 1 Januari 2014 sampai 31 Desember 2015, Dana Perlindungan Pemodal hanya memberikan ganti rugi kepada pemodal yang merupakan nasabah Perantara Pedagang Efek yang mengadministrasikan rekening Efek nasabah dan Anggota Bursa Efek PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Serta terbatas pada aset pemodal berupa saham yang masuk dalam penitipan kolektif lembaga penyimpanan dan penyelesaian dan dicatatkan pada BEI. Selanjutnya pemberian ganti rugi untuk seluruh aset pemodal dan  pemodal yang merupakan nasabah Bank Kustodian mulai berlaku sejak 1 Januari 2016.

Ngalim mengungkapkan, BEI, Lembaga Kliring dan Penjaminan, dan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian wajib menyetorkan kontribusi dana awal kepada Dana Perlindungan Pemodal dengan ketentuan seperti paling lambat pada 30 Juni 2013 dengan nilai kontribusi masing-masing sebesar Rp15 miliar dan paling lambat pada 31 Januari 2014 dengan nilai kontribusi masing-masing sebesar Rp5 miliar.

"Sedangkan, pelaksanaan iuran keanggotaan Dana Perlindungan Pemodal, dilaksanakan dengan ketentuan seperti bagi Perantara Pedagang Efek yang mengadministrasikan rekening Efek nasabah mulai berlaku sejak 1 Januari 2014 dengan ketentuan iuran keanggotaan awal sebesar Rp100 juta untuk masing-masing Perantara Pedagang Efek yang mengadministrasikan rekening Efek nasabah," jelasnya.

Sementara iuran keanggotaan tahunan sebesar 0,001 persen dari rata-rata bulanan total nilai aset nasabah tahun sebelumnya yang dititipkan pada Perantara Pedagang Efek yang mengadministrasikan rekening Efek nasabah.

Adapun iuran keanggotaan awal dan iuran keanggotaan tahunan untuk 2014 dan 2015 tersebut dibayar oleh Bursa Efek, Lembaga Kliring dan Penjaminan, dan Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian secara bersama-sama paling lambat 31 Januari tahun yang bersangkutan.

"Bagi Bank Kustodian mulai berlaku sejak 1 Januari 2016 dan besarnya nilai iuran akan ditetapkan paling lambat 30 September 2015," tutup Ngalim.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini