Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Chevron Hanya Dapat Hak Kelola Ciremai Sekira 4 Ha

Rachmad Faisal Harahap , Jurnalis-Selasa, 04 Maret 2014 |18:41 WIB
Chevron Hanya Dapat Hak Kelola Ciremai Sekira 4 Ha
Ilustrasi: (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktur Panas Bumi Tisnaldi membantah jika pemerintah telah menjual Gunung Ciremai kepada PT Chevron Geothermal Indonesia seharga Rp60 Triliun.

"Ciremai itu gunung, tidak mungkin diperjualbelikan. Sumber energi kepemilikan tetap ada di negara yang tidak pernah berubah, kalau berubah kedaulatan bangsalah yang bermasalah," tegas Tisnaldi di KAHMI Center, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4//3/2014).

Tisnaldi melanjutkan, wilayah kerja Gunung Ciremai sangat luas, sekira 24 ribu hektare (Ha). Berada di dua Kabupaten Jawa Barat.

"Mereka (Chevron) mencari dulu, paling cuma empat ha yang bisa dikelola. Chevron hanya diberi izin usaha, tidak ada jual beli lahan," ucapnya.

Sebelumnya, PT Chevron Geothermal Indonesia membantah yang menyebutkan Chevron telah mengakuisisi Gunung Ciremai senilai Rp60 triliun. Chevron telah memenangkan tender terbuka yang dilaksanakan oleh panitia tender, Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Barat pada 2012.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement