Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Limbah Rumah Tangga Picu Pencemaran Sungai di Solo

Bramantyo , Jurnalis-Rabu, 03 September 2014 |15:21 WIB
Limbah Rumah Tangga Picu Pencemaran Sungai di Solo
Limbah Rumah Tangga Picu Pencemaran Sungai di Solo (Foto :Ilustrasi/Okezone)
A
A
A

SOLO- Tingkat pencemaran sungai yang ada di Kota Solo sudah melebihi ambang batas baku mutu. Salah satunya di picu oleh pembuangan limbah rumah tangga di Solo yang sebagian besar limbahnya masih dibuang langsung ke aliran sungai.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Solo, Agus S menyebutkan jika proses pembuangan limbah rumah tangga di Solo sebagian besar masih dibuang ke aliran sungai. Saat ini Balai Lingkungan Hidup Solo secara bertahap melalui anggaran APBD dan pusat mulai membenahi persoalan limbah pencemaran air sungai.

"Kami sudah bangun IPAL terpadu. Diharapkan ini bisa mengurangi pencemaran air. Janganlah masyarakat buang limbah rumah tangga ke sungai," terangnya.

Ada beberapa sungai di kota Solo yang tingkat pencemarannya tinggi. Bahkan dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo telah melarang warga tidak boleh mengkonsumsi air Kali Jenes sebab sudah tercemar bakteri e-coli.

Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Solo secara rutin selalu melakukan uji laboratorium kualitas air sungai di Solo. Ada sekitar tujuh komponen parameter yang dijadikan acuhan untuk mengetes kondisi air apakah tercemar atau tidak.

"Dengan mengukur kadar BOD, COD, kandungan logam berat, warna, bau, dan rasa, seng, dan lainnya," terangnya lagi. 

Selain disebabkan karena limbah rumah tangga, pencemaran air sungau juga disebabkan masih ada industri rumah tangga yang buang limbah langsung ke sungai. Selain itu juga pembuanga lumpur tinja ke sungai juga menjadi pemicu tercemarnya air sungai.

Sementara itu, Kabid Pencemaran BLH, Sultan Najamudin menyebutkan pencemaran air terjadi hampir di semua sungai di Kota Solo.

"Kondisi air sungai diketahui melebihi ambang batas baku mutu. Sebenarnya bukan hanya di Solo saja namun juga sungai di seluruh Indonesia," jelasnya kepada Okezone belum lama ini. 

Bahkan dari tahun 2013 lalu, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Solo sudah melakukan uji lab dan hasilnya semua sungai tercemar. Bukan hanya Kali Jenes saja, tapi semua sungai di Solo.

Pencemaran sudah menjadi tradisi hidup masyarakat yang harus segera di hilangkan beralih pada pola hidup yang sehat.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement