Pilihan lainnya adalah instrumen investasi dalam bentuk reksa dana. Saat ini dengan konsep penjualan yang bersifat ritel, Reksadana sudah dapat kita peroleh bahkan dengan setoran awal di harga Rp100 ribu hingga Rp250 ribu, dan demikian pula dengan setoran berikutnya. Reksadana sendiri memiliki beberapa pilihan alokasi dana, yang tentunya disesuaikan dengan profil risiko Anda serta waktu yang dimiliki dalam berinvestasi.
Reksa dana berbasis pasar uang atau Pendapatan tetap bisa dipilih bila Anda merasa tidak berani mengambil risiko, ataupun waktu berinvestasi yang tidak terlalu lama semisal di bawah tiga tahun. Namun bila Anda merasa orang yang berani mengambil risiko, dengan waktu investasi bisa cukup lama minimal untuk tiga tahun, maka reksa dana yang berbasis saham bisa menjadi pilihan.
Atau bila Anda merasa ingin mencoba kedua instrumen investasi tersebut sekaligus mengoptimalkan dan mengamankan dana yang diinvestasikan, tidak ada salahnya apabila sebagian dana Anda dibelikan reksa dana saham, dan sebagian lagi dibelikan logam mulia. Sehingga selain pertumbuhan nilainya cukup tinggi, ada “pengaman” juga seandainya pasar saham sedang kurang bersahabat.
Selamat berinvestasi.
Salam,