JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti berkeyakinan bahwa langkah untuk memoratoriumkan kapal di atas 30 Gross Ton (GT) adalah tindakan yang tepat. Pasalnya, hasil penangkapan ikan dari kapal tersebut tidak sedikitpun dirasakan oleh Indonesia.
"Kapal 30GT ke atas itu pasti punya asing, dan pasti ikanya tidak akan mendarat," kata Susi di Gedung DPD, Jakarta, Rabu (5/11/2014).
Bahkan, Susi berani mempertaruhkan jabatannya jikalau langkah moratorium kapal-kapal ikan di atas 30 GT ini tidak mendapatkan persetujuan.
"Kalau terjadi saya akan lepaskan jabatan saya dan saya pulang kampung," tambahnya.
Selain itu, dirinya mengaku tidak akan membeberkan banyak hal mengenai rencana dirinya selama lima tahun ke depan menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.
"Karena dirjen sudah punya rencananya masing-masing, untuk mengentaskan kemiskinan pada nelayan pesisir," ungkapnya.
Dirinya mengungkapkan, kenapa harus memberikan perhatian yang lebih terhadap nelayan yang berada di pesisir pantai, lantaran nelayan yang terbiasa di laut dalam lebih berkecukupan dalam menjalani hidup.
"Kalau laut dalam biarkan saja, kalau tidak dikeruk dengan kapal besar itu ikan pasti kepinggir, saya memberikan prioritas itu," tukas dia.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.