Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Depot Penjualan Elpiji Keluhkan Kelangkaan Gas 3 Kg

Hendra Kusuma , Jurnalis-Senin, 12 Januari 2015 |08:43 WIB
Depot Penjualan Elpiji Keluhkan Kelangkaan Gas 3 Kg
Depot Penjualan Elpiji Keluhkan Kelangkaan Gas 3 Kg (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kelangkaan gas 3 kilogram (kg) atau gas subsidi pemerintah sudah mulai terjadi sebelum adanya pengumuman kenaikan gas Elpiji 12 kg oleh PT Pertamina (Persero). Kelangkaan itu pun tengah dialami oleh Depot Amius beberapa belakangan ini.

"Langka banget, sekira mulai dua minggu lalu, sebelum pengumuman malah sudah naik," kata Pemilik Depot Amius Meruya, Yuli kepada Okezone, Jakarta Barat, Minggu (11/1/2015).

Yuli mengaku, sebelum kelangkaan tersebut, depotnya bisa menjual 70 tabung gas 3 kg dalam dua hari, usai mengalami kelangkaan hanya mampu menjual 30 tabung sehari itu pun dirasa masih kurang.

 

"Kalau 12 kg enggak laku semenjak naik, sebelumnya naik harga kemarin enam tabung, itu juga lakunya berbulan-bulan, semenjak naik harga kita enggak jualan karena enggak laku, yang sekarang ada ini tunggu abis saja, abis itu yang 3 kg saja," tambahnya.

Sedangkan untuk harga, Yuli mengaku depotnya menjual Elpiji 3 kg sebesar Rp17.500 per tabungnya, sedangkan untuk diantar harga menjadi Rp18.000 per tabung.

"Iya kalau ambil di agen itu harganya beda-beda ada yang Rp14.700 ada juga yang Rp15.000," tukas dia.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement