Usai pertemuan, Sudirman mengatakan pembangunan smelter di Papua itu menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan pemurnian nasional. "Yang kita bangun adalah kapasitas nasional, sehingga akan segera dibentuk tim penelaahan secara nasional," jelasnya saat membacakan hasil kesepakatan tersebut.
Dia menegaskan, smelter di Papua merupakan bagian dari pembangunan kawasan industri yang sedang dipersiapkan Pemprov Papua dan Pemkab Mimika. Selain smelter, juga dibangun industri hilir dan pendukung lainnya seperti pupuk dan semen. Menurut Sudirman, hingga kini Pemprov Papua sedang mempersiapkan industri pengepakan semen di Paumako.
Ke depan, industri tersebut akan dikembangkan menjadi pabrik semen yang dibutuhkan untuk menunjang pembangunan infrastruktur. Dalam rangka pembangunan smelter dan kawasan industri tersebut, Kemenpupr akan memberi dukungan sepenuhnya untuk mencocokkan dengan rencana tata ruang nasional.
Adapun Pemprov Papua dan Pemkab Mimika akan segera menyiapkan tim kerja untuk mengelola kawasan industri yang akan dibangun di Timika.
Tim inilah yang nantinya akan mengontrol siapa saja investor yang akan terlibat kegiatan investasi di kawasan industri di Timika tersebut yang akan menjadi mitra Freeport termasuk dalam hal pembangunan smelter dan pabrik semen.