Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pindad Usulkan Dibentuk Holding BUMN Pertahanan

Prabawati Sriningrum , Jurnalis-Rabu, 18 Maret 2015 |17:07 WIB
Pindad Usulkan Dibentuk <i>Holding</i> BUMN Pertahanan
Ilustrasi tank Pindad. (Foto: Okezone)
A
A
A

BANDUNG - PT Pindad (Persero) mengusulkan pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang pertahanan. Langkah tersebut bertujuan menyinergiskan seluruh komponen sumber daya manusia (SDM) maupun fasilitas yang dimiliki oleh industri pertahanan.

Direktur Utama Pindad Silmy Karim mengungkapkan,jika pihaknya telah membicarakan usulan ini kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Silmy beranggapan, jika langkah ini ditujukan guna membangkitkan kemandirian industri yang bergerak dalam produksi alat utama sistem pertahanan (alutsista) nasional.

"Saya sudah bicara kemungkinan mengenai holding industri pertahanan, penggabungan industri strategis. Jangan rumah sakit dong yang di holding. Kita kan ingin mandiri alutsista," paparnya di Kantor Pusat Pindad, Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/3/2015).

Silmy mengatakan, hingga kini dalam perealisasian kebijakan bidang pertahanan yang ditetapkan oleh Pemerintah, BUMN pertahanan berperan selaku unit pelaksananya. Sehingga, apabila sinergi perusahaan pelat merah tersebut terwujud akan lebih meningkatkan efisiensi perusahaan itu.

"Misalnya Pindad butuh propelan untuk amunisi, yang menyediakan itu PT Dahana. Itu kan perlu disinergiskan jadi lebih mudah. Ini kan juga seiring usaha pemerintah untuk mengholdingkan sektor sejenis, seperti semen, pupuk, dan perkebunan," jelas dia.

Lebih lanjut Silmy menambahkan, adapun penerapan konsep holding industri pertahanan ini akan berbeda dengan BUMN lainnya. Dikarenakan Holding tersebut,nantinya bakal berperan dalam menangani pemasaran luar negeri, keuangan, maupun pengembangan bisnis atau business development.

"Nah untuk produksinya ya di perusahaan-perusahaan yang ada tersebut. Ini untuk mempercepat dan menyinergiskan SDM, teknologi, fasilitas produksi dan produk development. Semakin cepat semakin baik. Ada keinginan tahun ini," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement