Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Elpiji 3 Kg Naik Pasti Beratkan Masyarakat

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Sabtu, 28 Maret 2015 |06:49 WIB
Elpiji 3 Kg Naik Pasti Beratkan Masyarakat
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

JAKARTA – Rencana pemberian memberikan subsidi langsung untuk gas Elpiji 3 kilogram (kg) membuat harganya kembali ke harga keekonomian. Subsidi langsung yang diberikan membuat harga Elpiji menjadi Rp45 ribu per tabung, padahal harga sebelumnya hanya mencapai Rp17–19 ribu per tabung.

Skema ini mengubah subsidi Elpiji 3 kg sebesar Rp26 triliun menjadi pemberian subsidi langsung kepada masyarakat golongan miskin dalam bentuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang di dalamnya berisi saldo sebesar Rp42–45 ribu.

Direktur Institute Development of Economics dan Finance (Indef), Enny Sri Hartati, menjelaskan, dengan harga Elpiji 3 kg yang naik tentunya masyarakat miskin yang terkena dampak tersebut, walaupun sudah diberikan subsidi langsung. Pasalnya, naiknya harga gas melon diikuti naiknya harga kebutuhan pokok lain di pasaran.

"Karena begitu, gas Elpiji 3 kg naik semua, harga yang lain naik, itu menjadi konsumsi dari masyarakat miskin. Ada dampak lagi, belum second round effect," tegas Enny kepada Okezone, di kantornya, Jakarta, belum lama ini.

Menurutnya, pemerintah harus melihat keseluruhan dampak dari naiknya harga gas Elpiji 3 kg. Jangan melihatnya dari gas yang naik, namun tidak memikirkan kenaikan harga lain.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement