Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PLN Untung dari Penyewaan Pembangkit ke Investor China

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Senin, 13 April 2015 |18:55 WIB
PLN Untung dari Penyewaan Pembangkit ke Investor China
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

"Jadi yang tadinya powerplant milik pemerintah nantinya menjadi IPP yang nantinya bisa dikembalikan lagi pada akhirnya menjadi milik PLN. Dalam prosesnya mereka take over dengan meningkatkan kapasitas," tukasnya.

Seperti yang diketahui, pemerintah Indonesia akan menyewakan kembali (lease back) pembangkit listrik hasil proyek Fast Track Program (FTP) tahap pertama, yang dicanangkan 10.000 megawatt. Pembangkit listrik ini, akan disewakan kepada investor asal China.

Deputi Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Deddy Priatna, mengatakan skema lease back diplih agar proyek pembangkit listrik tersebut masih tetap dimiliki Indonesia.

Dia menjelaskan, FTP I yang dimulai sejak 2016 dan dikerjakan kontraktor China, realisasinya sudah sekitar 90 persen. Namun ternyata, faktor kapasitas (capacity factor) dari proyek tersebut sangat tidak maksimal, hanya 35-50 persen. Karena rendahnya faktor kapasitas itu, produksi listrik yang didistribusikan tidak maksimal.

"Analoginya, jika listrik yang harusnya dihasilkan untuk 100 orang, tapi ini hanya untuk 35 orang," kata dia.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Lihat Semua
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement