Pihaknya menawarkan lahan 20-30 ribu Ha di Pulau Buru bagian utara dan 70 ribu Ha di Pulau Buru bagian selatan kepada investor asal Brasil. Dana yang digelontorkan oleh investor dari Negeri Samba ini diperkirakan bisa mencapai kisaran Rp1 triliun.
"Jadi Rp200-300 miliar (untuk Pulau Buru utara). Jika ada lahan kurang lebih 100.000 hektare berarti kurang lebih Rp1 triliun," papar Mentan Amran.
Di samping investor asal Brasil yang sudah datang langsung melihat calon lokasi di Pulau Buru, ada satu calon investor asal Brasil lain dan tiga calon investor dari dalam negeri yang juga berminat membangun peternakan di Pulau Buru. Namun, baru satu calon investor asal Brasil yang menunjukkan keseriusan.
"Ini ada lima calon, Brasil ada dua, tadi investor ada lokal juga. Tapi ini (Brasil) yang kita harapkan," tandasnya.
Mentan berharap investasi ini bisa benar-benar terealisasi agar menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di Pulau Buru dan sekitarnya. Selain itu, investasi ini dapat meningkatkan populasi sapi di Indonesia sehingga menekan impor sapi.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.