Selain itu, ia menjelaskan, 60 persen dari penduduk Indonesia yang bekerja, merupakan pekerja di tempat yang informal. Ini menunjukkan kualitas pekerjaan yang belum baik.
"Pekerja informal itu juga mempengaruhi pertumbuhan ekonomi kita karena kualitas pekerjaannya belum baik," ucap dia.
Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat meningkatnya pengangguran Indonesia pada Februari 2015 sebesar 300 ribu jiwa dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi juga hanya tumbuh 4,71 persen secara year on year (yoy) atau turun 0,18 persen secara kuartal ke kuartal (qtoq).
Pemerintah sendiri menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2015 sebesar 5,7 persen. Namun, banyak pihak mengaku pesimis angka tersebut akan tercapai.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.